Sekarang tanggal : 19th August 2017 - Buka setiap hari kecuali Minggu dan Hari Besar LIBUR
Home » Blog » Pengaruh Cinta Karena Allah

Pengaruh Cinta Karena Allah

18 November , 2014 , Category : Blog

Masih adakah rasa cinta yang suci dan tulus yang kita persembahkan kepada saudara-saudara kita terutama sesama muslim seperti yang diajarkan Rasulullah?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada kesempatan kali ini saya mencoba memposting artikel dengan tema cinta, tentunya bukan cinta tentang sepasang remaja yang lagi dimabuk asmara, tapi rasa cinta yang suci dan tulus kepada sesama, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Serta pengaruh cinta karena Allah dalam kehidupan kaum muslimin.

.
Tulisan ini saya dedikasikan buat semua sahabat-sahabat saya khususnya sesama muslim dengan harapan agar lebih menggelorakan rasa cinta dan sayang sesuai harapan Islam

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah menegaskan bahwa kecintaan yang terjadi antara orang-orang yang beriman ini merupakan salah satu syarat iman yang akan memasukkan pelakunya ke surga. Hal ini dapat ditemukan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

“Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidak beriman sehingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian kerjakan, kalian akan saling mencintai? Sebarluaskanlah salam diantara kalian semua.” (HR. Muslim)

Dengan kecemerlangannya dan kejernihan pandangan bathinnya yang diperoleh dari bimbingan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasulullah mengetahui bahwa kedengkian tidak akan pernah lepas dari jiwa, demikian pula sifat iri juga tidak akan pupus melainkan dengan ukhuwah (persaudaraan) yang tulus dan murni, yang menggenangi kehidupan kaum muslimin, baik laki-laki maupun wanita dan mengisinya dengan saling mencintai, mengasihi, menasehati dan saling mempererat hubungan serta menghilangkannya dari kebencian, perselisihan, kecurangan, kedengkian dan iri hati. Jalan menuju semuanya adalah dengan menyebarkan salam sehingga hati dapat terbuka untuk menerima kasih-sayang, kebaikan, kecintaan dan ketulusan.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan secara berulang-ulang kepada sahabatnya dengan tujuan untuk menanamkan benih cinta ke dalam hati dan memerintahkan untuk memeliharanya sehingga membuahkan cinta yang lebih besar, tulus dan murni seperti yang diinginkan Islam dari kaum muslimin secara keseluruhan.

Dengan cinta suci dan tulus ini Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membangun jiwa generasi pertama dari kaum muslimin manjadi dasar yang kokoh dalam mengibarkan panji Islam. Tanpa cinta yang tulus yang telah ditanamkan Islam kedalam hati manusia, niscaya kaum muslimin generasi pertama tidak memiliki ketegaran dan keteguhan dalam mengibarkan panji jihad dan mempersembahkan pengorbanan bagi berdirinya Negara Islam dan penyebaran risalahnya di dunia ini.

Dengan cinta suci nan tulus ini pula Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mampu membangun orang-orang beriman yang ideal dalam sejarah manusia, beliau melukiskan keteguhannya dengan gambaran yang sangat bagus melalui sabdanya.

“Orang mukmin dengan mukmin yang lainnya laksana bangunan yang tersusun rapi, antara satu dengan yang lainnya saling memperkuat”. (HR. Muslim)

“Perumpamaan orang mukmin dalam cinta mencintai, kasih mengasihi dan sayang menyayangi adalah laksana satu tubuh, jika salah satu anggotanya sakit, maka seluruh tubuhnya akan merasakan sakit demam” (HR. Muslim)

“Kaum muslimin seperti satu orang, jika matanya sakit maka akan sakit seluruh anggota tubuhnya, jika kepalanya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya akan merasakan sakit pula” (HR. Muslim)

Dengan adanya petunjuk nabawi ini, orang-orang muslim benar-benar menyadari ajaran agamanya, tidak berbuat melainkan memenuhi hatinya dengan rasa cinta kepada saudara dan teman-temannya, menerima mereka dengan lapang dada dan perasaan lembut. Karena itu merupakan salah satu unsur kebaikan di kehidupan dunianya, serta sebagai orang yang beruntung mendapatkan keridhaan dan kecintaan Allah Azza wa Jalla diakherat kelak.

Subhanallah begitu indahnya Islam itu.
sebagai penutup tulisan ini mari kita bertanya kepada diri kita, masih adakah rasa cinta yang suci dan tulus yang kita persembahkan kepada saudara-saudara kita terutama sesama muslim seperti yang diajarkan Rasulullah? Atau kita terlalu asik dengan kehidupan sendiri memikirkan kepentingan sendiri sehingga mengesampingkan rasa ukhuwah seperti yang pernah dibangun oleh Rasulullah? Mari bersama-sama instrospeksi diri.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh….

Tutorial Hijab Pashmina Simple dan Anggun Untuk Pesta

20 December , 2016 , Kategori : Blog

Tutorial Hijab Pashmina Simple dan Anggun Untuk Pesta... baca selengkapnya

Cara Memakai Pashmina Instan Model Terbaru

20 November , 2016 , Kategori : Blog

Cara memakai pashmina simple dan cantik terbaru trend hijabers 2016 - Tazkia Instan 2 Face... baca selengkapnya

Bahan Diamond Georgette – Zara Dan Lain Lain

26 October , 2016 , Kategori : Blog

Bahan Diamond Georgette - Zara - Diamond Deluxe. Mengenai pengertian tentang bahan bahan serta kualitas juga deskripsinya. Jilbab Modis Murah... baca selengkapnya

Model Kerudung Khimar Motif Paling Laris

29 March , 2016 , Kategori : Blog

Kini semakin berkembangnya dunia disain hijab, khimar lah yang paling... baca selengkapnya

Model Jilbab Terbaru 2016

21 February , 2016 , Kategori : Blog

MODEL TUTORIAL HIJAB TERBARU DAN TERPOPULER SAAT INI Contoh tutorial atau cara memakai hijab model terbaru 2016 seperti model pashmina, turban, paris dengan variasi bentuk yang modern dan modis cocok untuk Anda wanita muslimah yang fashionable dan suka berkreasi... baca selengkapnya


Hotline : TEXT ONLY SMS Center : 081233719059 BB Messenger : 287F8B75 cs@jilbabmodismurah.com